Penampakan hantu yang terekam secara tidak sengaja oleh penonton di konser d’Masiv ini ternyata cukup menghebohkan masyarakat Papua. Bagaimana tidak, konser d’Masiv yang berlangsung di Papua tepatnya di PTC Entrop Jayapura pada 11 Febuari 2009. Tetapi menurut Roy Suryo ahli Telematika, bayangan yang menyerupai sesosok wanita berbaju putih tersebut merupakan gambar asli atau bukan rekayasa kamera. Akan tetapi menurutnya bayangan tersebut merupakan efek dari gas asap yang terkena efek lampu. Asap yang berbentuk menyerupai wanita ditambah efek lampu itu terjadi secara kebetulan saja. Sedangkan menurut Ki Gendeng Pamungkas, bahwa dalam konser tersebut tidak ada unsur mistisnya dan gambar hantu tersebut tidak nyata.01 Maret 2009
Hantu Konser D'Masiv Di Papua
Penampakan hantu yang terekam secara tidak sengaja oleh penonton di konser d’Masiv ini ternyata cukup menghebohkan masyarakat Papua. Bagaimana tidak, konser d’Masiv yang berlangsung di Papua tepatnya di PTC Entrop Jayapura pada 11 Febuari 2009. Tetapi menurut Roy Suryo ahli Telematika, bayangan yang menyerupai sesosok wanita berbaju putih tersebut merupakan gambar asli atau bukan rekayasa kamera. Akan tetapi menurutnya bayangan tersebut merupakan efek dari gas asap yang terkena efek lampu. Asap yang berbentuk menyerupai wanita ditambah efek lampu itu terjadi secara kebetulan saja. Sedangkan menurut Ki Gendeng Pamungkas, bahwa dalam konser tersebut tidak ada unsur mistisnya dan gambar hantu tersebut tidak nyata.26 Februari 2009
A Mild Live Wanted 2009
Ajang pencarian band berbakat terbesar di Indonesia, A Mild Live Wanted, kembali hadir di tahun 2009 ini. A Mild sekali lagi melakukan penyisiran, tahun ini di 38 kota yang terbagi dalam 12 region. Hal ini dilakukan karena begitu banyak band berkualitas di Indonesia yang belum sempat didokumentasikan oleh industri musik. Dari kota-kota di pelosok Indonesia pun memiliki potensi besar untuk menghasilkan satu grup yang bisa membawa nama daerahnya ke tingkat nasional, dan menjadikan dirinya sebagai bagian dari peta musik Indonesia. Oleh karena itulah A Mild membuat suatu event yang bertujuan untuk mencari dan melahirkan band komersial terbaik.Lagi-lagi di tahun 2009 ini A Mild kembali menggelar acara A Mild Live Wanted, yang tujuannya memberikan kesempatan buat band-band baru untuk mewujudkan mimpinya merilis album sendiri. A Mild Live Wanted sendiri merupakan sebuah program yang merefleksikan semangat, "Bukan Basa Basi" yang diusung A Mild, yang tertuang dalam bentuk nyata berupa kesempatan, penghargaan dan pengukuhan band-band baru yang memiliki harapan untuk dapat berkiprah dalam industri musik Indonesia.
A Mild Live Wanted merupakan event terintegrasi, dari tahap pencarian hingga tahap pembinaan, sehingga melahirkan band baru yang siap baik secara live maupun recording dan diharapkan dapat menjadi bintang yang bersinar di industri musik Indonesia. Ajang yang sudah pernah diadakan pada tahun 2007 ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan pelaksanaan 2 tahun sebelumnya dengan menghadirkan band-band terbaik Tanah Air.
Seperti tahun 2008 lalu, kali ini A Mild juga merangkul perusahaan rekaman lokal yang berkompeten, untuk menjadi wadah inspirasi band yang nantinya menjadi pemenang A Mild Live Wanted ini. Untuk tahun ini, Musica Studio"s dan Trinity Optima diberi kepercayaan oleh A Mild, untuk bisa merealisasikan impian band-band peserta A Mild Live Wanted untuk memiliki album rekaman dan dikenal di seantero Nusantara.
A Mild Live Wanted 2007 dan 2008 telah sukses digelar dan mendapat tanggapan positif baik dari kalangan band lokal maupun kalangan pers. A Mild Live Wanted telah memberikan kesempatan kepada band–band baru yang ada untuk eksis di industri musik Indonesia. Di tahun 2007 total 2.304 band telah mengikuti seleksi ini, dan pada tahun 2008 pihak Musica selaku rekan dari label rekaman menerima kurang lebih 4000 band pendaftar. Jadi daripada ketinggalan, pastiin band loe jadi bagian dari ajang ini!
17 Februari 2009
Inul Daratista 'Dikeroyok' 50 Musisi Batak
Sekitar 50 musisi berdarah Batak bakal 'mengeroyok' penyanyi dangdut Inul Daratista atas tindakan pembajakan yang diduga dilakukan perempuan yang kini tengah hamil tujuh bulan itu.Inul digugat Rp. 5,5 triliun, sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap royalti lagu milik Guru Nahum Situmorang. Jika tidak dibayar, rumah milik Inul diancam akan disita.
Gugatan ke Pengadilan Niaga pun telah dilaporkan oleh pengacara Andar Situmorang yang juga ahli waris Guru Nahum Situmorang. Bahkan Andar juga mengaku sudah melaporkan kasus ini langsung kepada Kapolri, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri.
"Jadi tidak ada alasan lagi untuk hakim menolak gugatan kita. Saya sudah melaporkan kasus ini secara serius karena Inul dan warga negara Korea Kim Soung Min telah melakukan kejahatan koorporasi," ujar Andar saat dihubungi, Minggu (15/2).
Dukungan sekitar 50 musisi dari tanah Tapanuli pun diberikan karena mereka merasa sebagai sesama musisi telah merasa dirugikan.
“Mereka sih ingin tertib administrasi saja, karena kebanyakan lagu-lagu mereka kan juga banyak dipasang di karaoke-karaoke, tapi dibayar. Nah makanya mereka mendukung saya karena menghormati musisi senior Guru Nahum Situmorang yang hak-haknya tak pernah diberikan,” ujar Andar.
Andar pun meminta kepada Kapolri untuk mengambil alih kasus pelanggaran hak cipta ini. Apalagi, menurut Andar, kejahatan ini dilakukan oleh warga negara Korea Selatan.
"Ini sindikat internasional yang sudah dikerjakan dengan rapi. Kita tahu bagaimana si Kim telah merugikan kebudayaan daerah Batak," ujar Andar. (kpl/mai/dar)Kapanlagi.com
13 Februari 2009
Mengenal Bad Religion
Siapa yang tidak kenal Bad Religion, band yang terkenal pada era 80-an sebagai band hardcore/punk dari California Selatan. Selama lebih dari satu dekade mereka tetap bergerak memainkan musik dengan nuansa politik yang kental. Antara debut mereka pada 1982 dan rekaman pertama mereka dengan major label pada 1993 yang menghasilkan album Recipe for Hate, Bad religion menjadi organ vital dalam komunitas hardcore dengan memberikan musik dan lirik yang kompleks serta penuh dengan amarah.Bad Religion dibentuk di Los Angeles Utara pada tahun 1980 oleh Brett Gurewitz (gitar), Greg Graffin (vocal), Jay Bently (bass) dan Jay Ziskrout (drum), Gurewitz membikin label rekaman sendiri yang bernama Epitaph untuk merilis album-album Bad Religion. Pada saat munculnya EP buatan sendiri dan rekaman full-lenght pertama mereka, Pete Finestone menggantikan posisi Ziskrout sebagai drummer. Album debut mereka, Unknown dirilis pada 1983 dan menjadi pusat perhatian scene hardcore diseluruh AS. Setelah itu formasi mereka berubah lagi. Paul Dedona bergabung sebagai bassis dan Davy Goldman menjadi drummer.
Saat Bad Religion kembali pada 1987, formasi band itu adalah Gurewitz, Graffin, Zikrout, Hetson, dan Finestone. Pada tahun berikutnya mereka merilis Suffer, rekaman yang memantapkan kembali band ini sebagai kelompok penting dalam scene punk/hardcore di AS. Lalu muncullah No Control(1989), Against the Grain(1990), dan Recipe for Hate(1993)
Kemudian Bad Religion membuat album dengan major label yaitu album Recipe for Hate dirilis ulang oleh Atlantic Record. Sedangkan album major label sebenarnya yang pertama adalah Stranger Than Fiction(1994), yang kedua The Gray Race(1996). Lalu No Substance(1998) dan The Process of Belief(2002)



